INDO LEARNING

Knowledge, Learn and Share

Membongkar 5 Mitos SEO Yang Merugikan Website

/
/

Seperti hoax di internet, keberadaan mitos SEO itu juga berbahaya. Anda bisa menghabiskan waktu dan tenaga sia-sia untuk melakukan sesuatu yang tidak terbukti kebenarannya.

Mengapa saat ini banyak mitos tentang SEO yang beredar luas?
Ada tiga alasan utamanya:

  • Orang maunya hasil instan. Mereka merasa bisa menipu algoritma Google yang canggih dengan trik-trik murahan.
  • Ketinggalan zaman dengan algoritma Google yang selalu diperbarui. Akibatnya, mereka masih saja memanfaatkan “celah” jadul yang sudah diperbaiki di algoritma terbaru.
  • Jebakan dari kompetitor. Mereka sengaja menyebar mitos SEO dengan iming-iming posisi atas dengan mudah kepada situs-situs baru.

Mitos 1: Optimasi SEO itu sekali saja sudah cukup.

Orang yang optimasi SEO sekali dan tak menghasilkan apa-apa sehingga menganggapnya tak berguna. Padahal, SEO itu butuh waktu. Jika menerapkan SEO dengan benar, hasil kerja keras Anda akan mulai kelihatan dalam 4-6 bulan. Sebab banyaknya kompetisi di hasil pencarian, dominasi situs terkenal di posisi atas, hingga Google yang perlu waktu untuk mempelajari website Anda.

Orang yang baru optimasi SEO sekali tapi hasilnya memuaskan dan menganggapnya cukup untuk selamanya. Hmm… sebaiknya Anda jangan bersantai dan cepat berpuas diri dulu, ya. Algoritma Google selalu berubah dan website baru selalu muncul setiap menitnya. Mereka siap merebut tahta posisi puncak dari Anda. Jadi, Anda tetap harus melakukan optimasi SEO setiap tiga atau enam bulan sekali agar tetap berada di pucuk

Mitos 2: Keyword stuffing

Keyword stuffing adalah sengaja memperbanyak kata kunci yang sama di satu halaman dengan tujuan untuk mendapatkan ranking tinggi di Google. Hmm… benarkah demikian? Zaman Google baru lahir dulu mungkin iya, tapi tidak dengan algoritma saat ini. Bahkan, keyword stuffing itu justru bisa memberikan dampak negatif bagi SEO Anda, lho. Sebab, Google menganggap keyword stuffing itu manipulatif karena berusaha “mengalahkan” algoritma. Bukannya memberikan konten yang relevan dan berkualitas kepada pengunjung. Padahal pengalaman pengunjung adalah faktor penting bagi SEO.

Mitos 4: Semakin banyak backlink semakin baik.

Jika membicarakan backlink, kualitas itu mengalahkan kuantitas. Satu atau dua backlink dari situs yang relevan dan terpercaya itu lebih baik daripada 1000 backlink dari situs ecek-ecek yang tak nyambung. Jadi, mulailah mencari backlink berkualitas walaupun jumlahnya hanya sedikit.

Mitos 5: Umur situs adalah faktor utama yang berpengaruh.

Mitos ini muncul karena ada orang yang berasumsi: “situs A itu sudah ada sejak lama dan rankingnya tinggi. Berarti umur situs itu faktor penting yang berpengaruh di SEO!” Bukan begitu, keles. Situs yang sudah aktif bertahun-tahun itu kemungkinan besar optimasi SEO-nya sudah berjalan dengan baik. Mulai dari kontennya yang berkualitas, memiliki banyak backlink relevan, SEO on-page yang optimal, dan lain sebagainya. Nah, situs yang seumur jagung akan susah bersaing dengan situs lama tersebut karena optimasi SEO-nya masih kalah. Bukan semata-mata karena umur situsnya. Jika Anda perhatikan, situs baru tersebut perlahan akan naik rangkingnya. Asal ia sudah menerapkan strategi SEO yang benar, mencari backlink berkualitas, dan membuat konten yang bermanfaat. Ingat, SEO dan bikin konten berkualitas itu memang butuh waktu.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar