INDO LEARNING

Knowledge, Learn and Share

7 Cara Mengamankan WordPress Anda

/
/

Cara Mengamankan WordPress tidaklah sulit, Meskipun serangan kejahatan online itu benar-benar nyata, masih ada sebagian pemilik website yang menyepelekan hal ini. Mereka pun tidak memberikan perlindungan lebih untuk website mereka. Akibatnya, ketika website mereka diserang malware atau hacking, tidak banyak yang bisa mereka lakukan. Berikut Beberapa Cara Untuk Mengamankan WordPress Anda:

  • Buat Custom Login URL
    Ketika Anda pertama kali menginstall WordPress, link default login administratornya adalah wwww.domainanda.com/wp-login.php. Link default ini tentu memudahkan hacker untuk masuk ke dashboard WordPress Anda.
  • Ganti Username Default Admin
    Tidak hanya login URL yang perlu Anda ganti, tetapi juga username admin WordPress. Secara default, username admin WordPress adalah admin. Jika Anda masih menggunakan username itu, sebaiknya cepat-cepat diganti karena mudah ditebak.
  • Gunakan 2-Factor Authentication
    Fitur 2-Factor Authentication memungkinkan Anda untuk memberikan lapisan keamanan lebih di WordPress. Biasanya fitur ini membutuhkan verifikasi dari perangkat lain, baik itu melalui email atau nomor telepon untuk memastikan bahwa penggunanya memang asli.
  • Buat Password yang Rumit
    Password adalah komponen penting dalam keamanan WordPress. Membuat password yang sederhana sangat tidak disarankan, terutama untuk website. Ada banyak data dan file penting di website Anda. Jadi jangan pernah membuat password yang terlalu sederhana dan mudah ditebak.
  • Selalu Update WordPress ke Versi Terbaru
    Mungkin ini terlihat sepele. Namun, melakukan update WordPress memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap keamanan website Anda. Dengan menggunakan WordPress versi terbaru, Anda sudah membangun pondasi keamanan website yang baik.
  • Pasang SSL/TLS
    SSL atau Secure Socket Layer adalah protokol yang mengenkripsi transfer data antara website dan browser pengunjung. Enkripsi ini melindungi datadata pengunjung website dari pencurian. TLS adalah kependekan dari Transport Layer Security. TLS merupakan pengembangan lanjut dari SSL. Kini teknologi SSL sudah tidak lagi digunakan dan sepenuhnya digantikan oleh TLS. Namun, karena kebanyakan orang lebih familiar dengan SSL, istilah ini masih digunakan bersamaan dengan TLS. Fungsi keduanya pun sama. Hanya saja TLS memiliki teknologi yang lebih canggih dibanding SSL. Bagaimana cara mengetahui apakah SSL/TLS website Anda sudah aktif atau belum? Caranya cukup mudah, jika website Anda masih menggunakan protokol HTTP di URL, artinya SSL/TLS Anda belum aktif. Website yang SSL/TLS-nya sudah aktif dapat dilihat dari protokol yang digunakan, yaitu HTTPS.
  • Lakukan Backup Secara Rutin
    Tentu tidak ada yang pernah berharap websitenya diretas. Walaupun begitu, setiap pemilik website harus selalu siap jika kemungkinan terburuk terjadi. Sebab siapa pun bisa terkena serangan berbahaya di internet. Baik website pemerintah, website perusahaan besar, maupun website personal sama-sama bisa terkena serangan online. Oleh karena itu, Anda harus punya backup semua data website. Jadi jika website Anda terkena serangan malware atau diretas, Anda tidak bisa mengembalikan website kembali seperti semula dengan cepat.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar